26 September 2026 · tanahindustrimajalengka
Baja ringan menjadi salah satu material rangka atap paling populer saat ini, menggantikan kayu karena lebih ringan, tahan rayap, dan proses pemasangannya lebih cepat. Namun, tidak semua orang tahu bahwa baja ringan sendiri terdiri dari beberapa jenis komponen dengan fungsi berbeda. Berikut penjelasannya.
Profil C adalah komponen utama yang membentuk kuda-kuda atau rangka utama atap. Bentuknya menyerupai huruf C dengan bibir (lip) di kedua sisi untuk menambah kekakuan struktur. Profil C inilah yang menopang beban utama dari penutup atap, reng, dan beban angin.
Reng adalah batang yang dipasang melintang di atas kuda-kuda, berfungsi sebagai dudukan langsung untuk penutup atap seperti genteng metal atau genteng keramik. Reng baja ringan umumnya berbentuk trapesium atau U terbalik, dan jarak pemasangannya disesuaikan dengan jenis penutup atap yang digunakan.
Karena berbahan dasar baja, material ini perlu dilapisi agar tidak mudah berkarat. Dua jenis lapisan yang umum dijumpai di pasaran adalah:
Ketebalan baja ringan biasanya dinyatakan dalam satuan milimeter, dengan dua istilah yang sering muncul di spesifikasi produk: TCT (Total Coating Thickness/ketebalan termasuk lapisan) dan BMT (Base Metal Thickness/ketebalan baja dasar tanpa lapisan). Semakin tebal BMT suatu profil, umumnya semakin kuat pula strukturnya — namun pemilihan ketebalan tetap perlu disesuaikan dengan hasil perhitungan struktur, bukan asal pilih yang paling tebal.
Baja ringan sendiri hanyalah rangka; di atasnya tetap perlu dipasang material penutup atap, seperti:
Selain rangka utama, ada sejumlah komponen pendukung yang tidak kalah penting:
Memahami jenis-jenis komponen baja ringan membantu Anda berdiskusi lebih terarah dengan kontraktor atau tukang atap, serta memastikan material yang dipakai sesuai dengan kebutuhan bangunan — baik dari sisi kekuatan struktur maupun ketahanan terhadap cuaca dalam jangka panjang.
Hubungi kami untuk konsultasi kebutuhan, atau lihat daftar lahan yang sedang tersedia sekarang.